Ringkasan: LAZISNU – Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Shodaqoh Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Kabupaten Tegal terus menunjukkan komitmen nyata dalam membantu masyarakat yang membutuhkan

LAZISNU – Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Shodaqoh Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Kabupaten Tegal terus menunjukkan komitmen nyata dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Pada Jum’at (23/01/2026), LAZISNU menyalurkan bantuan rumah tidak layak huni (RTLH) bagi Bapak Rojaya warga RT 02 RW 04 Desa Jatiwangi Kecamatan Pagerbarang


Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya LAZISNU untuk memperluas kemanfaatan dana umat agar langsung dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan salah satunya tempat tinggal yang aman dan layak.


Dalam kesempatan tersebut, Ketua LAZISNU PCNU Kabupaten Tegal menyampaikan rasa prihatinnya terhadap kondisi yang ditemukan di lapangan. Beliau menekankan bahwa pemenuhan hunian layak adalah program yang harus terus diperjuangkan.


“Salah satu program utama LAZISNU adalah membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan, salah satunya bantuan rumah tidak layak huni. Sangat memprihatinkan bahwa di tahun 2026 ini, di wilayah kabupaten Tegal masih ditemukan rumah yang kondisinya tidak layak” Ungkap ketua LAZISNU Kabupaten Tegal


Sekjen PCNU Kabupaten Tegal yang turut hadir menegaskan bahwa kekuatan bantuan ini terletak pada kemandirian warga Nahdliyin. Beliau menjelaskan bahwa sumber dana bantuan ini merupakan hasil nyata dari Gerakan kemandirian umat. 


“Siapa saja yang membutuhkan, khususnya warga Nahdliyin, Insya Allah akan kita alokasikan. Dan bantuan itu berasal dari dana umat, yang salah satunya adalah dari Koin NU,” Tegas Sekjen PCNU. Beliau juga berharap bantuan stimulant ini bisa bergayung sambut dengan berbagai pihak agar persoalan RTLH bisa dituntaskan secara kolektif


Harapan agar bantuan ini menjadi stimulant disambut baik oleh semua pihak. Sekretaris MWC NU Pagerbarang memberikan apresiasi sekaligus mendorong keterlibatan aktif pemerintah desa.


"Terima kasih yang sebanyak-banyaknya kepada PCNU dan LAZISNU Kabupaten Tegal yang sudah memperhatikan kondisi rumah salah satu warga Nahdliyin. Kami berharap bantuan ini memberikan dampak keterpanggilan kepada siapa saja, terutama pemerintah desa, untuk memprogramkan bantuan Rutilahu," tuturnya.


Menanggapi hal tersebut, Kepala Desa Jatiwangi menegaskan bahwa perbaikan kualitas hunian warga merupakan agenda prioritas pemerintah desa. Beliau berkomitmen untuk terus mengawal proses ini hingga tuntas.


"Bantuan rumah tidak layak huni ini sebenarnya sudah saya prioritaskan dalam program pembangunan desa. Saya juga akan terus mengupayakan agar rumah warga yang dibantu ini benar-benar menjadi rumah layak huni yang sehat dan nyaman bagi penghuninya," ujar Kepala Desa Jatiwangi dengan penuh komitmen.


Hadirnya para pengurus Banom dan Kepala Desa Jatiwangi menunjukkan solidaritas dalam mengawal program kemanusiaan ini. Dengan semangat gotong royong dan kemandirian melalui Koin NU, diharapkan potret rumah tidak layak huni di Kabupaten Tegal dapat terus dikikis hingga tuntas.


Kegiatan ini diakhiri dengan penyerahan bantuan secara simbolis dan doa Bersama. Melalui gerakan Koin NU, LAZISNU Kabupaten Tegal berkomitmen untuk terus menyisir wilayah pelosok lainnya, memastikan sinergi ini tetap 'bergayung sambut' demi mewujudkan Kabupaten Tegal yang bebas dari rumah tidak layak huni